Program Unggulan

30-May-2017

Pertanian lahan sempit atau Smart Agrikultur
Pertanian lahan sempit dikembangkan untuk mendukung pengembangan pertanian khususnya di daerah-daerah pada penduduk seperti perkotaan. Metode pertanian lahan sempit yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan teknik hidroponik, aquaponik, budidaya ikan lele di kolam terpal, serta budidaya jamur tiram dan kuping mulai produksi baglog sampai dengan produk olahan jamur.

Pembangunan Kebun Sekolah (School Garden) merupakan salah satu program turunan dari pertanian lahan sempit yang memiliki tujuan untuk meningkatkan nutrisi siswa sekolah, sebagai bahan literasi untuk mendukung metode belajar calistung, serta untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan siswa seskolah.

Penelitian dan Pengembangan Teknik Kultur Jaringan untuk Penyediaan Bibit Tanaman di SEAMEO BIOTROP
Kultur Jaringan adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian tanaman seperti sel, jaringan atau organ, serta membudidayakannya dalam lingkungan yang terkendali (secara in vitro) dan aseptik, sehingga bagian tanaman tersebut dapat beregenerasi menjadi tanaman lengkap kembali. Jenis tanaman yang sudah berhasil diteliti di SEAMEO BIOTROP adalah jenis-jenis tanaman kehutanan, pertanian, hortikultura, dan tanaman hias. Proses kultur jaringan menjamin bibit yang dihasilkan sama unggul dengan induknya.

Tanaman hasil kultur jaringan BIOTROP memiliki tingkat kematian rendah. Budidaya rumput laut cottonii dengan Teknik kultur jaringan yang dilakukan di BIOTROP merupakan kali pertama di Asia Tenggara. Selain rumput laut, tanaman lain yang dibudidayakan dengan Teknik kultur jaringan adalah Saninten, Matoa, Cendana, Tin, Jati, Jabon, Kayu Putih, Gaharu, Pisang Cavendish, serta Talas Jepang  (Talas Satoimo) yang memiliki kandungan kolagen tinggi.

Budidaya Jamur Pangan
Budidaya jamur tiram dan jamur kuping yang dikembangkan di SEAMEO BIOTROP meliputi produksi baglog sampai dengan produk olahan seperti keripik, nugget dan kerupuk jamur. Budidaya jamu dapat dilakukan di sekolah dan rumah dengan memanfaatkan lahan sempit yang tersedia. SEAMEO BIOTROP juga membuka kesempatan kepada semua lapisan masyarakat yang berminat untuk mengembangkan budidaya jamur di lingkungannya untuk memperlajari teknik budidaya jamur di SEAMO BIOTROP. Tidak hanya materi dan praktek, SEAMEO BIOTROP juga menyediakan layanan konsultasi agar pengembangan budidaya jamur yang dilakukan dari hasil pelatihan di SEAMEO BIOTROP berhasil.

SMARTS-BE
SMARTS-BE (Sekolah Mandiri Produksi Tanaman Sayur dan Buah Edukasi), merupakan program khusus yang bertujuan untuk mendukung instruksi presiden dalam revitalisasi SMK, untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.

Sistem Informasi Geografis dan Penginderaan Jauh
SEAMEO BIOTROP menyadari potensi teknologi spasial sebagai media alternatif yang dapat digunakan untuk visualisasi, analisis, dan kompilasi database. Teknologi spasial dapat digunakan untuk mengembangkan model presentasi untuk memetakan potensi sumberdaya agrikultur berdasarkan karakteristik fisik spasialnya. Kegiatan pemetaan dengan menggunakan alat penginderaan jauh dapat membantu pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengetahui potensi SDA yang ada. Saat ini, pelatihan pemetaan untuk kepentingan pertanian telah dilakukan di BIOTROP dengan target peserta siswa-siswi SMK pertanian dan geoinformatika

Kehutanan
Tanaman kehutanan yang dibudidayakan di BIOTROP adalah tanaman kehutanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Para ahli kehutanan di BIOTROP juga melakukan penelitian terkait reklamasi lahan bekas tambang, sehingga kandungan mineral tanah di area pertambangan dapat kembali subur Karakteristik tanaman dan tanah  juga menjadi perhatian para ahli.

Kedokteran Hewan
Ahli kedokteran hewan yang memperkuat tim peneliti BIOTROP merupakan salah satu tim ahli IPB yang mana hanya 4 orang di Indonesia yang memiliki keahlian setingkat ini. Penelitian yang dikembangkan adalah penelitian hewan besar seperti sapi dan kuda serta hewan yang dilindungi seperti rusa.

Hama dan Penyakit Tanaman

Laboratorium FITOPATOLOGI melakukan penelitian dan pelatihan mengenai pengelolaan hama dan penyakit tanaman untuk mendukung peningkatan hasil pertanian di Indonesia.  Diantara objek penelitian adalah cendawan pada kacang-kacangan dan pala.

Pengelolaan Hama Gudang dan Serangga
Kegiatan utama yang dilakukan adalah penanganan hama gudang beras, coklat dan terigu, seperti kutu, hewan pengerat dana serangga. Para petugas pergudangan diberikan pelatihan untuk menangani masalah hama gudang secara tepat. Para Ahli juga mempelajari karakteristik serangga dan bahkan saat ini serangga dapat dijadikan alternatif hewan peliharaan yang aman di rumah.

Perikanan dan Kelautan
Potensi pengembangan ikan air tawar seperti lele dan mujair serta lobster dan ikan hias, menjadi perhatian para ahli di BIOTROP. Pelatihan budidaya ikan, lobster dan pakan ikan yang diselenggrakan dapat diikuti oleh siswa, guru dan masyarakat umum

Taksonomi Gulma

Gulma yang kehadirannya tidak diinginkan di lahan pertanian dapat dikendalikan. Penelitian dan pelatihan pengelolaan gulma terus dilaksanakan untuk mendukung peningkatan pertanian di Indonesia.

 

Teknik Sipil dan Lingkungan

Pengembangan budidaya tanaman didukung oleh alat-alat yang inovatif. Selain itu, pengelolaan limbah rumah tangga juga perlu mendapat perhatian khusus. Dengan penanganan yang tepat, sampah dapat dimanfaatkan menjadi sumber pernghasilan.

Analisa Air, Udara, Tanah, Pangan dan Pakan

Air, udara, tanah, pangan dan pakan memiliki parameter yang perlu dipenuhi untuk kepentingan pertanian, pengelolaan limbah, konsumsi, dan sebagainya. BIOTROP menyediakan ahli dan fasilitas untuk mendukung proses analisa tersebut.